Media Alternatif Mahasiswa Unit Kegiatan Pers Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan Kalimantan Utara

Jumat, 11 September 2015

SEJARAH SINGKAT KELURAHAN KARANG ANYAR


Kelurahan Karang Anyar yang merupakan daerah bagian kawasan kecamatan Tarakan Barat memiliki sejarah panjang mulai dari awal berdirinya kampong Karang Anyar hingga awal mula corak perekonomian masyarakat sekitar.
Kelurahan Karang Anyar yang kita kenal ini ternyata pada fase awal dulunya dinamakan Kampoeng Kelapa karena sebagian besar penduduk sekitar banyak yang berkebun kelapa sebagai mata pencaharian
Namun seiring perjalanan panjang sejarah karang anyar tersebut pada masa penjajahan Belanda sekitar tahun 1936 hampir keseluruhan 90% masyarakat sekitar merupakan etnis Jawa hal itu diIndikasikan akibat dari pengorganisiran oleh pihak Belanda kepada orang – orang Jawa yang bekerja di perusahaan Minyak Belanda dipindahkan ke-Karang Anyar tersebut. Sehingga kampong Karang Anyar pernah disebut sebagai Kampoeng Sidodadi yang berarti dalam bahasa Jawa adalah Baru jadi karena baru dipindahkan.
Berdasarkan sensus yang dilakukan Bangsa Belanda pada tahun 1929 tidak hanya 90% masyarakat karang anyar yang sebagian besar suku Jawa serta banyak yang tidak bekeluarga karena didatangkan langsung dari Jawa disamping itu juga corak ekonomi masyarakat yang kebanyakan bekerja sebagai buruh pekerja tambang minyak  Bataafsche Petroleum Maatschappij (BPM) Shell.

BPM Shell adalah satu – satunya perusahaan tambang minyak milik Belanda yang terbesar dan pertama pada masa penjajahan Belanda di Kota Tarakan.

LENSA BORNEO

LENSA BORNEO
Majalah Lensa Borneo Edisi Perdana

PERSMA UBT

PERSMA UBT
Unit Kegiatan Pers Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan Kalimantan Utara
Subscribe Via Email

Subscribe to our newsletter to get the latest updates to your inbox. ;-)

Your email address is safe with us!